Ads Top


Dalam mitologi, kita mengenal burung Phoenix yang mampu bangkit dari kematian setelah tubuhnya hancur menjadi abu. Hal serupa terjadi di kawasan Alaska, meski dalam bentuk yang sama sekali berbeda.

Pada tahun 2008, bencana erupsi terjadi di Alaska, dan bencana itu menghancurkan habitat sarang burung laut, yaitu Aethia cristatella dan Aethia pusilla. Namun, dalam empat tahun, burung-burung tersebut mampu membangun habitat mereka di lokasi baru. Dengan kata lain, mereka mampu bangkit dari abu kematian yang tela menghancurkan tempat hidup mereka.

Berdasarkan studi terbaru di The Auk: Ornithological Advances, kemampuan kedua spesies burung untuk bangkit kembali mengejutkan para peneliti.

Dikutip dari Sciencedaily, ada sekitar 100.000 sarang A cristatella dan 150.000 sarang A pusilla di Kasatochi, yang diketahui rusak. Sarang burung tersebut berada di celah-celah karang. Saat terjadi erupsi, sarang itu terkubur oleh debu dan bebatuan erupsi.

Ahli geologi dari Amerika, Gary Drew dan timnya, melakukan pengamatan di pulau dan habitat burung laut di Kasatochi, sebanyak dua kali sebelum letusan, dan lima kali dalam delapan tahun pertama sesudah erupsi.



 

No comments:

Powered by Blogger.